TANGERANG, lipsusmedia.com — Pelaksanaan kegiatan rehabilitasi sarana dan prasarana di SDN Kosambi Dalam 1, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan. Kegiatan yang disebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang perpustakaan, serta penataan lingkungan sekolah,
Berdasarkan informasi yang diperoleh, nilai kegiatan tersebut tercatat sebesar Rp648.691.000. Lokasi kegiatan berada di wilayah Kampung Bojong RT 02/RW 02, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang. Senin (21/09/206).

Sorotan terutama berkaitan dengan kondisi kegiatan pembangunan yang berlangsung ketika proses belajar-mengajar masih berjalan. Di lokasi disebut belum terlihat pembatas atau pengamanan yang memadai antara area pekerjaan dengan lingkungan yang digunakan para siswa.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai aspek keselamatan dan kenyamanan peserta didik selama proses rehabilitasi berlangsung. Mengingat pekerjaan konstruksi berada di lingkungan sekolah, pengaturan area kerja dan pemisahan antara zona pembangunan dengan aktivitas siswa menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.
Selain persoalan pengamanan lokasi, muncul pula pertanyaan mengenai pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan. Perlu dipastikan pihak mana yang bertanggung jawab melakukan pengawasan, baik dari unsur pengelola sekolah maupun instansi terkait, termasuk apakah terdapat petugas atau pengawas pekerjaan yang secara rutin memantau kegiatan di lapangan.
Kami meminta pihak terkait memberikan penjelasan mengenai standar keselamatan yang diterapkan selama pekerjaan berlangsung, termasuk langkah yang dilakukan untuk memastikan siswa tidak memasuki area pekerjaan dan tetap dapat mengikuti kegiatan belajar dengan aman.
Konfirmasi pihak sekolah, pelaksana pekerjaan, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, termasuk mekanisme pengawasan, jadwal pekerjaan, serta upaya pengamanan selama proyek berlangsung.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai dugaan kurangnya pengamanan tersebut perlu diklarifikasi kepada pihak-pihak terkait. Berita ini tidak bermaksud menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan menyampaikan adanya pertanyaan publik mengenai keselamatan siswa dan pengawasan proyek yang perlu dijawab secara transparan.
Kmi akan memuat hak jawab dan klarifikasi dari pihak sekolah, pelaksana pekerjaan, maupun instansi terkait apabila telah diperoleh.
(Red)
