
DESA KEDUNG — Dalam upaya memperkuat sinergitas antara pemerintah desa dan masyarakat, Kepala Desa Kedung, H. Saadullah, menggelar kegiatan pengajian bulanan bersama warga di Masjid Nurul Huda, Desa Kedung.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa dengan masyarakat sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Warga mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan suasana kekeluargaan.
H. Saadullah menyampaikan bahwa pengajian bulanan tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat.
“Pengajian ini menjadi salah satu sarana untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat. Kami ingin terus membangun komunikasi dan kebersamaan, karena dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa tentu membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh masyarakat,” ujar H. Saadullah.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga perlu diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia, kehidupan sosial, serta nilai-nilai keagamaan. Oleh karena itu, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan.

H. Manarul Hidayat Apresiasi Kegiatan Pengajian
Kegiatan pengajian bulanan tersebut mendapat tanggapan positif dari H. Manarul Hidayat, selaku tokoh masyarakat sekaligus Kepala SMA Nurul Huda.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Kedung yang secara rutin menghadirkan kegiatan yang dapat mempertemukan pemerintah desa dengan masyarakat dalam suasana yang religius dan penuh kekeluargaan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pengajian bulanan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kedung. Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain memperkuat silaturahmi, juga dapat menjadi sarana untuk membangun kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat,” ungkap H. Manarul Hidayat.
Menurut H. Manarul Hidayat, sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pendidikan merupakan hal yang penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang kondusif. Kegiatan keagamaan juga dapat memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mendapatkan pembinaan nilai-nilai moral dan keagamaan.

“Sebagai tokoh masyarakat sekaligus bagian dari dunia pendidikan, kami tentu sangat mendukung kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mudah-mudahan pengajian ini dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah serta membangun karakter masyarakat, terutama generasi muda,” tambahnya.
Wujud Kebersamaan Pemerintah Desa dan Warga
Pengajian bulanan di Masjid Nurul Huda menjadi salah satu bentuk kedekatan Pemerintah Desa Kedung dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga dan pemerintah desa dapat berinteraksi secara langsung, mempererat komunikasi, serta membangun rasa kebersamaan.
Sinergitas antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan warga diharapkan dapat terus terbangun melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan Desa Kedung.
Kepala Desa Kedung, H. Saadullah, juga berharap kegiatan pengajian bulanan dapat terus menjadi agenda yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Pemerintah Desa Kedung berkomitmen untuk terus mendorong berbagai kegiatan yang tidak hanya mendukung pembangunan desa, tetapi juga memperkuat kehidupan sosial, keagamaan, dan kepedulian masyarakat.
Pengajian bulanan di Masjid Nurul Huda pun menjadi salah satu ruang bersama untuk merawat silaturahmi dan memperkuat sinergitas menuju Desa Kedung yang harmonis, religius, dan guyub.
(Ard)
